Sejarah Singkat VSAT di Indonesia
PADA MULANYA, KOMUNIKASI satelit membutuhkan antena-antena besar dan hanya menghubungkan point to point. Kegunaan komunikasi satelit saat itu masih terbatas bagi kapasitas besar seperti untuk operator (misalnya PT TELKOM dan PT Indosat), trunking, microwave back-up, dan pelayanan telekomunikasi pada daerah terpencil.
Di Amerika pada awal 80-an muncul teknologi komunikasi satelit dengan antena kecil, yang mampu menghubungkan point to multipoint atau sebaliknya multipoint to point. Teknologi itu terkenal dengan sebutan VSAT (Very Small Aperture Terminal).
VSAT masuk pertama ke Indonesia tahun 1989 seiring dengan bermunculnya bank-bank swasta yang sangat membutuhkan sistem komunikasi online seperti ATM (Automated Teller Machine). Pemanfaatan VSAT di Indonesia termasuk yang pertama di Asia Tenggara, yang dipelopori oleh perusahaan swasta nasional PT Citra Sari Makmur (CSM) dengan lisensi PT TELKOM. CSM mulai beroperasi awal 1990 dengan memanfaatkan satelit PALAPA. Saat ini selain CSM ada 3 operator VSAT swasta yaitu Lintasarta, Elektrindo Nusantara dan Rintis Sejahtera (Primacom). Pangsa pasar terbesar masih dikuasai CSM. Di luar itu masih ada 2 operator yang hanya melayani kalangan sendiri, Dwi Mitra (kelompok Garuda Indonesia) dan BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika).
Apa latar belakang pemakaian VSAT di Indonesia?Indonesia ada negara kepulauan yang besar, yang mana masih banyak pulau-pulau yang belum menikmati teknologi internet . Pada dasarnya, penggunaan komunikasi ekstraterestrial umumnya didorong oleh belum memadainya jalur komunikasi terestrial untuk keperluan komunikasi data di Indonesia. Bukan saja antar-kota, komunikasi terestrial di dalam kota-pun sangat terasa kekurangannya untuk hubungan antar-komputer.
Selain itu, penggunaan VSAT juga memudahkan perencanaan jaringan komunikasi data karena “availability”-nya dapat di mana-mana dan biayanya nyaris “flat”. Artinya, hubungan antara Jln Thamrin dan Jln Kiai Tapa di Jakarta sama saja biayanya dengan hubungan antara Jakarta dan Ujungpandang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar